Mengatasi Tantangan Keamanan Data di Era Kerja Berbasis AI

Gelombang transformasi teknologi berikutnya telah tiba. Perusahaan kini berkembang dari strategi digital-first menjadi operasi yang digerakkan oleh AI. Namun, seiring perubahan ini, muncul tantangan besar: bagaimana mengamankan data sensitif yang kini tersebar di lebih banyak tempat, dalam berbagai format dan saluran, termasuk data tak terstruktur yang sulit dikendalikan.

Gartner memperkirakan bahwa pada tahun 2026, lebih dari 80% perusahaan akan menggunakan model AI generatif. Ini akan memperbesar volume data perusahaan sekaligus meningkatkan kompleksitas alurnya. Di saat yang sama, penggunaan alat seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan model open-weight seperti DeepSeek semakin luas—begitu juga risikonya. Dari kebocoran data tidak disengaja hingga serangan AI yang dimanfaatkan secara jahat, ancaman semakin meningkat.

Masalah ini diperburuk dengan dominasi data tak terstruktur. IDC memperkirakan bahwa lebih dari 80% informasi perusahaan saat ini tidak memiliki struktur yang jelas, sehingga lebih sulit diidentifikasi dan dilindungi. Ditambah lagi, regulasi AI dan perlindungan data di berbagai negara semakin ketat, meningkatkan tekanan kepatuhan dan risiko denda besar.

Palo Alto Networks hadir untuk menjawab tantangan ini, dengan solusi keamanan data berbasis AI yang membantu organisasi melindungi data sensitif—baik hari ini maupun di masa depan yang digerakkan oleh AI.

Kontrol dan Visibilitas Penuh dalam Lingkungan Tanpa Batas

Keamanan data tidak lagi hanya soal melindungi informasi dalam batas jaringan perusahaan. Di dunia kerja yang mengandalkan browser dan AI, data bergerak bebas antar aplikasi SaaS, penyimpanan cloud, perangkat pribadi, hingga alat GenAI—seringkali tanpa dapat dideteksi oleh alat keamanan tradisional.

Palo Alto Networks memberikan perlindungan menyeluruh di semua lokasi—dari endpoint, jaringan, email, cloud hingga lalu lintas pengguna—terlepas dari di mana dan bagaimana pekerjaan dilakukan. Solusi ini juga mampu mengamankan data yang dibagikan melalui ribuan aplikasi GenAI. Browser aman Prisma Access Browser memperluas visibilitas hingga ke aktivitas pengguna pada berbagai aplikasi dan perangkat.

Riset internal Palo Alto Networks tahun 2025 menunjukkan bahwa lebih dari 80% data sensitif tidak terlihat oleh tim keamanan. Dan Anda tidak bisa melindungi sesuatu yang tidak Anda lihat.

Dengan teknologi penemuan data bayangan otomatis, Palo Alto Networks menggunakan clustering berbasis GenAI dan Large Language Models (LLM) untuk secara otomatis menemukan tidak hanya data seperti PII, tetapi juga jenis informasi sensitif lainnya seperti catatan keuangan, kontrak pelanggan, hingga kekayaan intelektual. Hasilnya, tidak ada celah yang terlewatkan.

Precision AI: Fokus pada Risiko Nyata, Bukan Alarm Palsu

Alat DLP tradisional cenderung menggunakan metode pencocokan pola yang kaku dan sering menghasilkan banyak false positive. Palo Alto Networks menawarkan pendekatan baru melalui Precision AI®, sistem AI eksklusif yang memanfaatkan LLM dan pembelajaran mesin berbasis konteks untuk meningkatkan akurasi klasifikasi data secara drastis.

Precision AI menggabungkan:

  • Ribuan pengenal data siap pakai
  • Pencocokan data skala besar
  • Fingerprinting dokumen
  • NLP (Natural Language Processing)
  • OCR (Optical Character Recognition) untuk konten berbasis gambar
  • Ratusan classifier berbasis ML

Sistem ini mampu mengenali data sensitif bahkan dalam bentuk teks bebas atau dokumen bisnis tidak terstruktur, dengan tingkat false positive hingga 10x lebih sedikit dibandingkan metode tradisional. Tim keamanan pun bisa fokus pada ancaman nyata.

Manajemen Keamanan Data yang Cerdas, Terpadu, dan Skalabel

Keamanan data tidak seharusnya menjadi proses rumit dengan alat yang terpisah-pisah. Palo Alto Networks menyederhanakan dan mempercepat semua aspek perlindungan data dengan platform cloud terpadu yang dapat diskalakan di lingkungan on-prem, cloud, maupun hybrid.

Melalui konsol kebijakan terpusat, tim dapat mengelola perlindungan data tanpa perlu menulis ulang aturan untuk setiap lingkungan. Dengan bantuan Strata Copilot™, AI akan memberi lebih dari dua juta rekomendasi cerdas tiap bulan, menyederhanakan pembuatan kebijakan, mengurangi intervensi manual, dan mempercepat respons insiden.

Selain mencegah kebocoran data, solusi ini juga memberi pembinaan langsung kepada pengguna saat terjadi pelanggaran kebijakan—memberikan edukasi real-time tentang bagaimana menangani data dengan aman. Fitur Data Asset Explorer menyatukan visibilitas lintas SaaS, endpoint, jaringan, dan email, sehingga mempermudah investigasi dan pemulihan insiden.

Perlindungan Masa Depan untuk Data Anda

Di era AI yang semakin kompleks, Palo Alto Networks memberi kendali penuh kepada organisasi untuk melindungi aset datanya yang paling penting. Dengan visibilitas terpadu, klasifikasi yang akurat, dan otomatisasi berbasis AI, perusahaan dapat merespons ancaman AI dengan cepat dan efisien.

Akurasi yang lebih tinggi, pengurangan false positive, dan manajemen yang cerdas menjadikan solusi ini tidak hanya kuat, tapi juga praktis.

Ingin tahu lebih lanjut? Bergabunglah bersama kami di LinkedIn Live pada 29 Mei untuk membahas tren keamanan data terkini. Lalu, ikuti juga acara virtual kami InterSECt pada 24 Juni untuk mempercepat transformasi keamanan jaringan Anda.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Palo Alto Indonesia untuk mendapatkan informasi lebih detail mengenai produk dan solusi yang mereka tawarkan. Tim kami siap membantu Anda memastikan sistem TI Anda aman dan terlindungi. Apalagi, dukungan dari PT. iLogo Infralogy Indonesia tentu akan sangat membantu dalam memahami dan memaksimalkan potensi solusi Sistem Keamanan perusahaan Anda.