Seiring dengan berkembangnya dunia digital, kebutuhan akan kelincahan, skalabilitas, dan ketahanan semakin krusial. Inovasi seperti komputasi multicloud semakin berkembang sebagai mesin utama untuk memenuhi tuntutan ini. Namun, meskipun bisnis di seluruh dunia memanfaatkan manfaat besar dari aplikasi ini, mereka juga menghadapi peningkatan kompleksitas dalam mengamankan aset mereka, menghadirkan tantangan luar biasa dalam mendeteksi dan menangani ancaman terhadap postur keamanan siber mereka.
Menurut Forrester, perusahaan rata-rata menghabiskan $2,4 juta untuk menemukan dan memulihkan data dari pelanggaran keamanan. Data yang disimpan di cloud publik memiliki biaya pelanggaran rata-rata tertinggi sebesar $5,17 juta, yang menegaskan perlunya solusi keamanan yang dapat mengimbangi kecepatan, kecerdasan, dan ketangguhan inovasi yang mendukung bisnis saat ini.
Memperkuat Keamanan Siber Melalui Kemitraan Strategis
Kami dengan bangga mengumumkan perluasan kolaborasi kami dengan @SwisscomB2B, di mana kami telah menjadi salah satu mitra strategis eksklusif dalam portofolio Keamanan Siber mereka. Dengan fokus pada MDR (Managed Detection and Response) dan CNAPP (Cloud Native Application Protection Platform), kami akan secara kolektif memperkuat layanan terkelola mereka, lebih lanjut membekali bisnis untuk mengantisipasi dan mengatasi ancaman baru di ekosistem digital yang terus berkembang.
Meningkatnya Kebutuhan akan Inovasi Keamanan Siber
Karena kompleksitas, dinamika, dan skala arsitektur multicloud, alat keamanan siber tradisional yang awalnya dirancang untuk penerapan statis atau berbasis cloud tunggal mulai kesulitan mengikuti perkembangan. Alat-alat ini dibuat untuk lingkungan yang terpusat dengan perimeter keamanan yang terdefinisi dengan baik, yang lebih mudah dikontrol. Namun, pengaturan multicloud secara fundamental mengganggu paradigma ini, mengekspos keterbatasan yang signifikan.
Sebagai contoh, lingkungan multicloud melibatkan berbagai vendor seperti AWS, Azure, dan Google Cloud, yang masing-masing memiliki arsitektur, API, dan protokol keamanan yang unik. Alat keamanan tradisional sering kali kurang memiliki kemampuan integrasi yang diperlukan untuk memberikan visibilitas yang menyeluruh di berbagai platform ini. Hal ini dapat menyebabkan blind spot keamanan, di mana organisasi mungkin tidak menyadari kesalahan konfigurasi, akses tidak sah, atau potensi kerentanan dalam infrastruktur mereka. Tanpa visibilitas menyeluruh, ancaman dapat dengan mudah tidak terdeteksi, yang berujung pada risiko keamanan yang besar.
Munculnya Cloud-Native Application Protection Platform (CNAPP)
Munculnya Cloud-Native Application Protection Platform (CNAPP) telah mewakili pergeseran signifikan dalam menangani tantangan keamanan ini. Dengan mengkonsolidasikan berbagai alat keamanan ke dalam satu platform terpadu, CNAPP memberikan solusi yang lebih kohesif, mengintegrasikan keamanan ke dalam seluruh siklus hidup cloud. Hal ini memastikan bahwa kerentanan dapat dideteksi sejak awal selama tahap pengembangan dan bahwa langkah-langkah keamanan yang kuat diterapkan sepanjang operasi runtime.
Dengan antarmuka terpusat yang menawarkan pandangan holistik terhadap infrastruktur cloud suatu organisasi, CNAPP menyederhanakan pemantauan dan manajemen, memberikan efisiensi dan kejelasan. Pendekatan inovatif ini memungkinkan organisasi untuk memenuhi tuntutan keamanan cloud modern dengan percaya diri.
Prisma Cloud — Pemimpin dalam Inovasi CNAPP
Palo Alto Networks® Prisma® Cloud adalah contoh nyata dari pendekatan CNAPP, menunjukkan bagaimana keamanan multicloud yang efektif bergantung pada pencapaian visibilitas penuh terhadap semua sumber daya cloud yang digunakan. Platform yang komprehensif ini memastikan bahwa organisasi dapat memantau dan mengamankan setiap aspek lingkungan cloud mereka, tidak peduli seberapa kompleks atau tersebar mereka.
Mengakui efektivitasnya, Frost & Sullivan menobatkan Prisma Cloud sebagai pemimpin dalam Frost Radar™ 2023 untuk CNAPP, memberikan gelar CNAPP Company of the Year kepada Palo Alto Networks. Dengan kecerdasan kode-ke-cloud yang canggih, Prisma Cloud menyederhanakan manajemen berbagai infrastruktur dinamis, menawarkan pandangan terpusat di ribuan akun, jaringan, dan perangkat. Deteksi kerentanannya secara real-time membantu melindungi organisasi dari potensi pelanggaran, memberikan ketenangan pikiran.
Mendorong Pertumbuhan dan Keamanan dengan Swisscom
Dengan layanan terkelola Swisscom yang komprehensif, kami yakin bahwa bisnis Prisma Cloud kami tidak hanya akan meningkatkan visibilitas dan pangsa pasarnya secara substansial di Swiss tetapi juga memungkinkan bisnis untuk mengadopsi strategi multicloud dengan lebih percaya diri dan aman.
Berbicara mengenai kemitraan ini, Cyrill Peter, Kepala Layanan Keamanan Siber di Swisscom AG Switzerland, menyatakan:
“Serangan siber semakin meningkat, regulasi kepatuhan terus diperketat, dan infrastruktur TI hibrida menjadi semakin kompleks. Peningkatan perlindungan, deteksi, dan transparansi dalam lingkungan multi-cloud sangat penting. Oleh karena itu, kami sangat senang dapat memperluas kemitraan strategis kami yang sudah kuat dengan Palo Alto Networks dan bersama-sama menawarkan layanan keamanan siber yang menarik dan visioner kepada perusahaan dan otoritas di Swiss.”
Masa Depan Keamanan Siber dalam Dunia Multicloud
Di era inovasi multicloud, bisnis membutuhkan solusi keamanan yang dapat berkembang seiring dengan ambisi mereka. Kemitraan kami dengan Swisscom memberikan hal tersebut. Dengan kapabilitas unggulan Prisma Cloud dan keahlian layanan terkelola Swisscom, kami memberdayakan organisasi untuk melindungi lingkungan cloud mereka dari kerentanan. Kemitraan ini memungkinkan bisnis untuk fokus pada apa yang mereka lakukan dengan baik—mendorong pertumbuhan dan inovasi—sambil memastikan bahwa infrastruktur digital mereka tetap aman, tangguh, dan siap menghadapi masa depan.
Sudahkah mempertimbangkan Palo Alto sebagai Solusi keamanan siber infrastruktur TI Anda ? Jika tertarik Anda dapat menghubungi Palo Alto Indonesia untuk mendapatkan informasi lebih detail.
